Cara Menulis Artikel SEO Beserta Panduan Contohnya

 

Menulis artikel SEO

 

Ruang Kerja - Menjadi seorang blogger, itu artinya kamu sudah siap menulis. Karena sebuah blog tidak akan berkembang tanpa artikel. Artikel menjadi peran penting dalam kemajuan sebuah blog atau web.

Tidak sampai disitu saja, kamu juga akan melakukan banyak hal. Dimulai dari optimasi SEO, Menulis, bahkan mendesain blog kamu.

Untuk menulis yang baik dan benar, kamu perlu memiliki referensi yang cukup untuk menerapkan dalam gaya penulisan kamu. Hal itu tentu sangat dibutuhkan oleh seorang blogger demi melancarkan kepuasaan pengunjung.

Apa Itu Blog?

Blogger adalah sebuah platform layanan penerbitan secara online melalui blog yang dimiliki Google. Platform blog ini memberikan kelebihan-kelebihan seperti kemudahan, aksesibilitas, dan gratis saat digunakan bagi para pembuat blog.

Tujuan membuat blog di platfon blogger ataupun di wordpress adalah untuk mengembangkan bakat menulis yang nantinya dituangkan dalam blog kalian sendiri.

Setiap tulisan yang kalian publikasikan di blog itu akan kalian nilai sendiri terhadap perkembangan blog kalian. Untuk melihat hal tersebut, kalian dapat melihat melalui statistik di blogger maupun di wordpress.

Atau bahkan kalian dapat memanfaatkan tools yang dapat membaca seluruh data isi blog kalian, mulai dari keyword, backlink, trafic organik, ranking website, periksa kesehatan situs atau blog, sampai bahkan kalian dapat melihat  Domain Authority ( DA ) dan Page Authority ( PA ).

Nah sampai disitu dulu, kita akan bahas di sesi lainnya, sekarang kita kembli pada menulis yang baik di blog.

Setidaknya ada hal yang perlu dilakukan sebelum menulis artikel:

  • Pertama: Memposting artikel dari hasil karya sendiri, tidak melakukan copy paste dari artikel orang lain.
  • Kedua: Jika Anda menggunakan gambar, sebaiknya benar-benar mengambil gambar dari sumber yang diperbolehkan. Jangan sembarang mengambil gambar-gambar yang beredar di halaman Google.
  • Ketiga: Tidak membuat konten artikel yang mengandung unsur perjudian, pornografi, sara, ungkapan kebencian, dan sejenisnya.


Cara menulis artikel yang baik untuk SEO

kira-kira bagaimana cara menulis yang baik untuk konten SEO, oh ya, buat yang belum tau. SEO itu adalah singkatan dari search engine optimization.

Artinya kita dituntut untuk menulis konten berdasarkan SEO. Lalu bagaimana cara memulainya?

1. Fungsi-Fungsi Tag Heading

H1 : Fungsi tag ini digunakan pada nama blog (jika berada pada homepage) dan berubah menjadi H2 pada halaman posting.
H2 : Fungsi tag ini digunakan pada judul artikel blog (jika berada pada homepage> dan berubah menjadi h1 pada halaman posting.
H3 : Fungsi tag ini digunakan pada sub-judul atau penjelasan dari judul posting, bisa juga digunakan pada judul widget.
H4 : Fungsi tag ini biasanya digunakan untuk judul "Artikel Terkait", "0 Komentar" atau bisa juga digunakan pada judul widget.
H5 : Fungsi tag ini digunakan untuk nama komentator atau nama pemberi komentar.
H6 : Fungsi tag ini digunakan untuk footer seperti "All Rights Reserved" atau "Powered by Blogger".

Nah, setelah mengetahui fungsi-fungsi tag heading, selanjutnya kita akan mengenal cara menulis konten  yang baik berdasarkan SEO.

2. Contoh struktur menulis SEO

Seperti apa menulis konten yang baik untuk SEO?

Nah menulis konten yang mengandung SEO itu yang dimaksud adalah mengikuti tag headingnya yang ada di lembar kerja blogger atau wordpress itu sendiri.

Berikut adalah contoh heading nya sudah ada di lembar kerja blogger.




Selanjutnya, bagaimana struktur menulis yang baik untuk SEO, Biar kalian lebih paham struktur menulis yang baik. Berikut ini adalah contoh struk menulis yang baik untuk SEO.



Atau jika secara gambar kalian belum paham, lihat berikut ini contoh penulisan SEO

H1: Cara Buat Blog => Judul 

bagian sini adalah letakan pragraf

H2: Apa itu Blog? => Sub Judul

bagian sini adalah letakan pragraf

H2: Manfaat Blog => Sub Judul

bagian sini adalah letakan pragraf

H3: Menghasilkan Uang => Judul Kecil

bagian sini adalah letakan pragraf

H3: Memasarkan Produk => Judul Kecil

bagian sini adalah letakan pragraf

H3: Menjangkau Konsumen => Judul Kecil

bagian sini adalah letakan pragraf

H2: Cara Buat Blog => Sub Judul

bagian sini adalah letakan pragraf

h4/5/6: Kesimpulan

Sampai disini pasti sudah paham dengan contoh penulisan SEO diatas? jika belum paham, silahkan tinggalkan komentar anda di kolom komentar dibawah.

Selanjutnya kita akan belajar bagaimana cara masukan keyword utama dan keyword turunan pada konten artikel kita.

Cara Buat Keyword Utama dan Keyword Turunan

Terkadang hal ini biasanya sering diabaikan oleh blogger pemula. Padahal, hal ini sangat penting dilakukan agar artikel kalian dapat direkomendasikan di mesin pencarian.

Penyebab utama artikel kalian tidak muncul di mesin pencarian google adalah tidak perhatikan keyword utama dan keyword turunan. Atau sering masukan keyword nya dengan sembarang.

Apa Itu Keyword?

Oh ya, buat yang belum tau apa itu keyword? 

Keyword adalah kumpulan kata kunci yang sering di cari oleh orang lain dengan menggunakan browser seperti google crome dll.

Hal yang perlu diperhatikan saat masukan keyword adalah kata kunci yang sering dicari di mesin pencarian. Saat masukan keyword, utamakan masukan keyword nya tanpa ada kata perantara atau kata tambahan.

Hal ini dilakukan agar artikel kita juga dapat direkomendasikan di google sesuai dengan kata kunci yang lebih relavan.

Selain kata kunci utama, dalam melakukan riset keyword Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mencari keyword turunan.

Misal kata kunci blogger atau “Cara Buat Blog”. Itu adalah contoh kata kunci utama yang terdiri atas 3 kata. Jika Anda ingin menempatkan kata kunci turunan, bisa dimasukkan “tips menjadi blogger handal” atau “tips menjadi blogger sukses”. 

Setelah mengenal Keyword, berikutnya saya akan berikan cara riset keyword. 

Untuk riset keyword, kita bisa gunakan tools yang disediahkan secara gratis. Salah satunya adalah Ubersuggest

Cara riset keyword yang baik

Hal yang sering pusing oleh blogger pemula adalah awal memulainya. Tentu saja sebagai pemula tentu bingun dengan cara riset keyword dengan menggunkan tools yang disediahkan secara gratis.

Jika jawabanya benar. Maka disini kita akan belajar bersama bagaimana riset keyword yang baik di ubursuggest 

Untuk tools nya, saya menggunakan ada dua  tools yaitu Ubersugges't dan Keyword Tool. kedua tools ini yang saya manfaatkan untuk riset keyword atau kata kunci.

Lalu bagaimana caranya? caranya sangat mudah ya sobat:

1. Cara riset kata kunci dengan Ubersugges't

Untuk melakukan mencari topik yang sedang tren, teman-teman dapat melakukan dengan cara masukan sebuah kata kunci yang terdiri dari 4-6 kata. Sebagai contoh Cara Membuat Blog atau bisa juga Cara Riset Kata Kunci

Sebagai pemula atau baru mendengar kata yang istilah dengan riset keyword pasti bingung ya kan?

Berikut ini langkah-langkah riset keyword atau kata kunci dengan tools ubersugges't:

Langkah Pertama:  Login disini Riset kata kunci 

Langkah Kedua: Masukan kata kunci, misal ( Cara Riset Kata Kunci ) setelah sudah pilih target negara, misal ( Indonesia ) setelah sudah klik cari ( Search ) 

Berikut ini adalah tampilannya

Langkah Ketiga: kamu akan dialihkan pada halaman berikutnya adalah tampilan nya akan seperti berikut ini:

Tampilan berikut ini adalah dimana tools ubersugges't akan memberikan laporan se-detail dan selengkapnya termasuk, topik yang sedang trend, Volume penelusuran, besaran CPC ( Cost per Click  ) PD ( Paid Difficulty ) serta SD (  SEO Difficulty )

Untuk halamannya akan seperti berikut ini ya sobat



Nah jika sudah seperti ini, langkah selanjutnya adalah scroll kebawah 

Langkah Keempat: Scroll kebawah sampai di Keyword Ideas

Lebih jelasnya lihat pada gambar halaman berikut ini 



Jika merasa sudah, perhatikan baik-baik pada keyword yang sudah tersedia 7 kebawah, keyword ini teman-teman bisa jadikan kata kunci untuk topik yang ingin dibahas ya sobat.

Berikut sedikit penjelasan terkait riset kata kunci berdasarkan kategori yang diberikan oleh ubersuggers't 

1. Bagian Keyword

Bagian keyword yang tersedia ini teman-teman bisa ambil dan bisa dijadikan sebuah kata kunci dalam tulisan kalian ya sobat..

2. Bagian Trend

Untuk dalam Trend ini, akan ditampilkan berupa grafik berdasarkan per bulan atau bahkan per tahun, dari sini kita bisa memetik kata kunci mana yang sering dicari banyak orang

Sehingga dengan mengetahui grafik yang sedang naik daun maupun sedang menurun, kita bisa mengambil kata kunci yang sedang naik ya sobat

3. Bagian Volume

Bagian Volume ini adalah biasanya ditampilkan seberapa banyak pengguna yang menelusuri atau mencari di penelusuran google dengan kata kunci tertentu, misalnya ( Cara Riset Keyword )

Sobat dapat perhatikan pada volume, dari kata kunci pertama. Tentunya di urutan pertama akan memiliki volume penelusuran juga akan lebih banyak dibandingkan dengan kata kunci yang kedua dan seterusnya.

3. Bagian CPC ( Cost Per Klick )

Bagian Cost Per Klick atau CPC adalah data yang ditampilkan berdasarkan per klik dari kata kunci yang dimaksud yaitu cara riset keyword. Pada bagian CPC, kita bisa pastikan dan bisa melihatnya dengan jelas bahwa seberapa banyak klik dengan kata kunci yang dimaksud.

4. Bagian KB ( Kesulitan Berbayar)

Bagian Kesulitan Berbayar atau KB adalah data yang ditampilkan berdasarkan persaingan berbayar

Bagian KS (Kesulitan SEO)

Pada bagian Kesulitan SEO atau KS adalah dimana data yang ditampilkan berdasarkan kata kunci yang menyulitkan untuk SEO

Nah itulah cara riset kata kunci dengan tools ubersuggest, kemudian kita akan lanjut dengan langkah berikut nya adalah cara menggunakan tools Keyword Tool 

2. Cara Riset Keyword dengan Tools Keyword Tool

Untuk melakukan mencari atau riset kata kunci di tools keyword tool ini sangat mudah, caranya hampir sama dengan tools sebelumnya yaitu ubersuggest.

Dalam tools ini juga cukup mudah ya sobat, dari sisi menggunakan dan mengetahui seberapa banyak topik yang sedang trend, bahkan sampai volume penelusuran.

Untuk mengetahui cara riset keyword nya cukup mudah ya sobat, ikuti langkah-langkah berikut ini:

Langkah pertama: Langkah pertama sobat login disini Keyword Tool 
Langkah keduaMasukan kata kunci, misal ( Cara Riset Kata Kunci ), setelah sudah pilih target negara, misal ( Indonesia ) setelah sudah klik cari ( Search ) atau pada ikon cari




Langkah ketiga: Untuk langkah berikut nya adalah sobat akan dialihkan pada halaman selanjutnya, untuk lebih jelasnya lihat pada gambar dibawah ini.



Langkah Keempat: pada bagian ini, kita dapat melihat dari gambar diatas adalah banyak sekali kata kunci yang muncul dalamnya, semua yang muncul dalam kata halaman diatas ini, kita bisa memakainya ya sobat.

Saran: Ambil kata kunci usahakan dibawah 5 yah sobat, jadi diambil dari rutan 1 sampai ke 5. 

karena rata-rata volume penelusuran jauh lebih banyak dibandingkan dengan urutan 6 keatas.Namun jika blog kamu masih dalam tahap bekembang, artinya DA dan PA masih rendah, maka usahakan ambil keyword yang persaingannya rendah ya.

Kekurangan untuk tools Keyword Tool

Kekurangan pada tools ini adalah kita tidak bisa melihat laporan se-detail dan selengkapnya termasuk, topik yang sedang trend, Volume penelusuran, besaran CPC ( Cost per Click  ), PD ( Paid Difficulty ) serta SD (  SEO Difficulty )

Jika ingin melihat secara lengkap maka sobat bisa berlangganan dengan tools ini. Namun jika tidak, maka teman-teman bisa memanfaatkan untuk kata kunci nya saja ya sobat. 

Setelah sudah riset, berikut adalah cara gabungkan keyword utama dan keyword turunan:

Cara Gabungkan Keyword Utama dan Keyword Turunan

Disini kita akan belajar cara gabungkan kata kunci yang tadi sudah didapatkan setelah riset keyword.

Selain kata kunci utama, dalam melakukan riset keyword Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mencari keyword turunan. 

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab keyword turunan bisa membuat konten Anda menjadi lebih bervariasi dari segi penempatan keyword. 

Tak hanya keyword utama saja yang diterapkan pada artikel. Tak hanya itu saja, kata kunci turunan juga bisa membuat konten Anda terhindar dari namanya “keyword density“.

1. Buat judul artikel dengan menggabungkan Keyword utama dan Keyword turunan


Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah patokan pada topik utama kalian, misal topik utama kalian adalah " Cara Buat Blog " 

Maka kalian dapat menambahkan dengan keyword turunan seperti, Cara buat blog yang sukses, atau cara buat blog yang menghasilkan uang.

Perhatikan baik-baik pada perbedaan penempatan keyword utama dan keyword turunannya.

Contoh
1. Keyword utama adalah Cara Buat Blog
2. Keyword turunan adalah cara buat blog yang menghasilkan uang / cara buat blog yang sukses

Maka hasilnya adalah Cara buat blog yang menghasilkan uang => Judul Artikel 
atau bisa juga dengan keyword yang lain cara buat blog yang sukses 

Ketika keyword utama dan keyword turunan digabungkan dalam satu judul artikel maka antara kata kunci utama dengan keyword turunan akan menyatu dalam satu judul artikel.

Kesimpulan

Nah itulah cara mudah menulis artikel SEO yang baik di blog kalian, selain membahas tentang cara menulis artikel seo yang baik di blog. Dalam artikel diatas, saya memberikan cara riset keyword utama dan keyword turunan serta cara menggabungkan kata keyword utama dan keyword turunan

Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat sahabat semua ya, makasih!


Utuma )

0 Response to "Cara Menulis Artikel SEO Beserta Panduan Contohnya"

Post a Comment

Mohon berikan komentar anda dengan sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel